pengertian dan penyebab inkontinensia urine

Rahasia Inkontinensia Urine: Mengatasi dan Mencegahnya

Audelacare ID

Desember 5, 2023

Daftar Isi

Apakah itu Inkontinensia Urine?

Inkontinensia urine adalah kondisi seseorang berupa hilangnya kontrol pada otot kandung kemih yang menyebabkan seseorang kesulitan dalam menahan buang air kecil. Walaupun kondisi ini tidak berbahaya, namun perlu ditangani dengan tepat karena jika tidak, dapat mengganggu kondisi psikologis dan aktivitas sehari – hari orang tersebut. Kondisi ini dapat dialami oleh semua gender, namun kondisi ini sering terjadi pada orang dewasa atau orang tua lanjut usia terutama pada Wanita.

 

Tingkat keparahan pada pengidap inkontinensia urine ini dari sering buat air kecil saat batuk hingga keinginan untuk buang air kecil secara tiba – tiba dan rasanya begitu kuat sehingga orang pengidap penyakit ini dapat terganggu kondisi psikologisnya karena merasa malu. Kondisi ini akan terjadi seiring manusia bertambah usia, tapi kondisi ini bukannya tidak terhindarkan, kondisi inkontinensia urine ini bisa dicegah dengan melakukan beberapa cara, tapi sebelum itu mari kita bahas terlebih dahulu penyebab dari Inkontinensia urine sendiri. 

Penyebab Inkontinensia Urine

Banyak hal yang bisa memicu penyakit inkontinensia urine ini, mulai dari gaya hidup dan kondisi medis fisik seseorang. Namun untuk lebih jelasnya terbagi menjadi 2 yaitu:

1. Inkontinensia Urine Jangka Pendek

Hal yang dapat mengakibatkan terjadinya inkontinensia jangka pendek adalah

 

 

  1. Konsumsi Obat 
  2. Kafein, Alkohol dan minuman dengan pemanis buatan 
  3. Makanan pedas 
  4. Sembelit 
  5. Infeksi saluran kemih

2. Inkontinensia Urine Jangka Panjang

Untuk yang jangka Panjang dapat dipicu oleh

 

  1. Kehamilan
  2. Persalinan
  3. Usia lanjut
  4. Menopause
  5. Kanker prostat
  6. Gangguan saraf

Lebih jelasnya tentang jenis inkontinensia urine ini dapat dicek di blog kami yang lainnya di sini! Jenis – jenis inkontinensia

Apakah Inkontinensia Urine dapat dicegah?

Jawaban lebih tepatnya adalah dapat dikurangi resikonya dan cara mencegahnya pun ada banyak cara, yaitu dengan 

  1. Menjaga berat badan tetap ideal dibarengi dengan konsumi makanan sehat dan olahraga yang cukup 
  2. Latihan otot panggul (senam kegel) 
  3. Membatasi mengonsumsi minuman dengan pemanis buatan dan minuman seperti the dan kopi 
  4. Tidak menahan saat ingin buang air kecil 
  5. Berhenti merokok 

5 hal ini adalah cara dalam mencegah inkontinensia urine, walaupun memang inkontinensia adalah kondisi medis yang sulit dicegah namun kita dapat menurunkan resikonya dengan cara memiliki badan yang sehat. Namun jika kamu ingin mengetahui Gejala inkontinensia Urine lebih lanjut mari kita bahas dalam sesi selanjutnya. 

Gejala Inkontinensia Urine

Gejala – gejala yang akan dialami oleh seseorang ketika dihadapi pada Inkontinensia Urine adalah keluar urine secara tidak sengaja. Di samping hal tersebut, ada beberapa gejala yang dapat diperhatikan, yaitu: 

  1. Inkontinensia Stres, istilah ini akan terjadi jika terdapat tekanan di kandung kemih, misalnya saat tertawa, batuk, mengangkat beban berat. 
  2. Inkontinensia Urge, istilah ini akan terjadi jika seseorang tiba – tiba memiliki keinginan yang kuat untuk buang air kecil sehingga urine tidak sengaja keluar (mengompol), seseorang yang mengalami gejala ini bisa melakukan buang air kecil lebih dari 8 kali 
  3. Inkontinensia Overflow, istilah ini akan terjadi jika seseorang mengalami buang air kecil dengan jumlah yang sedikit namun sering dilakukan, hal ini terjadi karena kandung kemih tidak sepenuhnya kosong. 

Jika gejala inkontinensia urine sudah menganggu aktivitas sosialmu dan mendapati ketidaknyamanan seperti (rasa sakit, demam, iritasi kulit), dapat segera diperiksa ke dokter untuk dapat ditangai dengan tepat. Gejala ini akan muncul kepada orang lanjut usia ataupun orang dewasa dikarenakan kondisi fisik seseorang saat menginjak usia lanjut akan mengalami penurunan, misalkan seperti penglihatan jadi berkurang, otot – otot dan saraf menurut kemampuannya sehingga inkontinensia ini sering kali dikatakan hal yang wajar terjadi di saat orang dewasa menginjak usia lanjut, lalu, kenapa ini bisa terjadi? 

Mengapa lansia sering mengalami inkontinensia urine?

lansia memakai popok celana

Orang lanjut usia akan mengalami penurunan kondisi fisik seperti: 

  • Otot kandung kemih yang melemah 
  • Otot panggul melemah 
  • Penurunan fungsi saraf yang mengontol kandung kemih 
  • Radang sendi 

Memang, inkontinensia ini tidak berbahaya, namun hal ini dapat mengganggu aktifitas sosial maupun kondisi psikologis. Untuk tetap bisa beraktifitas dengan lancar tanpa ada gangguan dari gejala inkontinensia pada orang dewasa atau untuk lansia, terdapat brand penyedia produk untuk perawatan terbaru seperti Popok untuk orang dewasa yaitu Audelacare. Audelacare adalah brand asal singapura yang berfokus pada perawatan orang dewasa, popok yang dimiliki Audelacare memiliki banyak fitur yang dapat mendukung aktivitas orang dewasa untuk membantu mencegah inkontinensia, yaitu: 

Fitur Popok Celana Dewasa Audelacare

popok celana untuk orang dewasa dari audelacare
  1. Inti Penyerapan Belakang yang Lebar 
  2. Sisi yang Mudah Dirobek 
  3. PAD Penyerepan Berbentuk angka “8” 
  4. Material Popok seperti Kain 
  5. Super Absorbant Polymer (SAP) dengan Kualitas Tinggi 
  6. Jahitan Berwarna di bagian depan untuk menandakan bagian depan popok 
  7. Sirkulasi Popok yang baik sehingga membuat orang nyaman saat menggunakan popok 
  8. Pelindung Samping yang Ganda 

Untuk membantu orang lanjut usia dan orang dewasa dalam melakukan aktivitas tanpa terganggu inkontinensia urine Audelacare siap menjadi pilihan utamamu! 

beli popok celana dewasa audelacare

Pelajari Selengkapnya
Popok Dewasa Audelacare

Share ke

Audelacare Newsletter

Bergabung dengan Newsletter dari Audelacare untuk mendapatkan update blog setiap minggunya!

Artikel Lain Yang Mungkin Kamu Suka

Keranjang Belanja

Eksplorasi konten lain dari Audelacare Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca